STUDI DESKRIPTIF TENTANG PENGGUNAAN BAHASA DAN POLA PIKIR KRITIS SISWA SMA HANG TUAH 4 SURABAYA

Penulis

  • Rini Damayanti Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
  • Siti Ifa Erlandiana Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.56707/jmela.v6i01.308

Kata Kunci:

penggunaan bahasa, pola pikir, kritis

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penggunaan bahasa siswa serta menganalisis keterkaitannya dengan pola pikir kritis di SMA Hang Tuah 4 Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi kelas, wawancara semi-terstruktur, dan analisis tulisan siswa. Data yang diperoleh dianalisis melalui tahapan reduksi, kategorisasi linguistik, dan interpretasi makna terhadap indikator berpikir kritis berdasarkan model Facione (1990). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan erat antara kemampuan berbahasa dan pola pikir kritis siswa. Siswa yang menggunakan struktur kalimat kompleks, kosakata evaluatif, serta mampu menjaga kohesi dan koherensi dalam teks menunjukkan kemampuan berpikir kritis yang lebih tinggi, terutama dalam aspek analisis, evaluasi, dan inferensi. Sebaliknya, siswa dengan penggunaan bahasa sederhana dan kurang logis memperlihatkan pola pikir yang masih terbatas. Temuan ini menegaskan bahwa bahasa berperan bukan hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai sarana berpikir yang membentuk kemampuan logis, reflektif, dan rasional siswa. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi acuan bagi pendidik dalam mengintegrasikan pengembangan bahasa dan berpikir kritis dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di tingkat SMA.

Referensi

Dardjowidjojo, S. (2005). Psikolinguistik: Pengantar pemahaman bahasa manusia. Jakarta:

Yayasan Obor Indonesia.

Kurniawan, A. (2020). Pengaruh bahasa terhadap pola pikir manusia: Perspektif

psikolinguistik. Jakarta: Gramedia.

McCann, C., & Vitanova, G. (2019). Language, cognition, and argumentation: A

psycholinguistic approach to classroom discourse. Journal of Educational Linguistics, 12(3), 45–62.

Mercer, N., & Sams, C. (2021). Language and collective thinking: How classroom talk supports

learning. Educational Research Review, 34(2), 100–112. https://doi.org/10.1016/j.edurev.2021.100412

Purnamasari, D. (2020). Analisis kemampuan berpikir kritis siswa SMA dalam menulis teks

argumentasi. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 10(2), 123–134.

Safitri, N., Rahmawati, D., & Hidayat, A. (2020). Penguatan keterampilan berpikir kritis dalam

pembelajaran bahasa Indonesia berbasis kurikulum 2013. Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra, 8(1), 55–64.

Supandi. (2022). Kemampuan berpikir logis siswa SMA dalam pembelajaran bahasa

Indonesia. Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa Indonesia, 7(2), 89–101.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-24

Cara Mengutip

Damayanti, R., & Erlandiana, S. I. (2026). STUDI DESKRIPTIF TENTANG PENGGUNAAN BAHASA DAN POLA PIKIR KRITIS SISWA SMA HANG TUAH 4 SURABAYA. Metalanguage: Jurnal Ilmu Bahasa Dan Sastra Indonesia, 6(01). https://doi.org/10.56707/jmela.v6i01.308