ANALISIS PENGGUNAAN BAHASA DALAM KONTEN PROMOSI PRODUK UMKM DI TIKTOK TERHADAP JUMLAH PENONTON

Penulis

  • Dafin Hartono Universitas Negeri Medan
  • Julianty Samosir Universitas Negeri Medan
  • Marta Marta Universitas Negeri Medan

Kata Kunci:

Bahasa, Promosi, TikTok, Jumlah Penonton.

Abstrak

Artikel ini menganalisis penggunaan bahasa dalam promosi produk UMKM di TikTok serta dampaknya terhadap jumlah penonton. Dengan metode studi literatur dan pendekatan kualitatif, ditemukan bahwa bahasa gaul paling efektif meningkatkan interaksi dan jangkauan audiens, seperti pada UMKM Kue Miftah (312.800 penonton). Bahasa formal berperan membangun kredibilitas dan kepercayaan, meski capaian penonton lebih rendah (Dough Bakery, 73.600 penonton). Sementara itu, bahasa daerah memperkuat identitas budaya namun terbatas jangkauan (Soto Mbak Lin, 29.700 penonton). Hasil menunjukkan strategi bahasa perlu disesuaikan dengan karakteristik audiens dan tujuan promosi.

Referensi

Buku

Keraf, G. (2006). Argumentasi dan narasi. Jakarta: Gramedia.

Kotler, P., Kartajaya, H., & Setiawan, I. (2017). Marketing 4.0: Moving from Traditional to Digital. Wiley.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management. Pearson.

Kriyantono, R. (2016). Teknik praktis riset komunikasi: Disertai contoh riset media, public relations, advertising, komunikasi organisasi, komunikasi pemasaran. Jakarta: Kencana.

Lupiyoadi, R. (2013). Manajemen pemasaran jasa. Jakarta: Salemba Empat.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Tarigan, H. G. (2009). Pengajaran gaya bahasa. Bandung: Angkasa.

Zed, M. (2014). Metode penelitian kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Jurnal/Prosiding/Disertasi/Tesis/Skripsi

Ahmadi, W., Zahra, A., & Salsabila. (2024). Ragam bahasa gaul generasi Z di media sosial Twitter. Jurnal Cahaya Mandalika, 5(1), e-ISSN 2721-4796, p-ISSN 2828-495X.

Alamsyah, F., dkk. (2025). Analisis kesalahan penggunaan bahasa Indonesia pada penulisan poster unsur geografi. Indonesian Journal of Education, 2(1), 70–77. https://doi.org/10.71417/ije.v2i1.319

As Syiammi, A., dkk. (2025). Pengaruh penggunaan bahasa Indonesia dalam pemasaran produk pakaian di Shopee untuk meningkatkan daya tarik konsumen. JEBS Jurnal Ekonomi, Bisnis, dan Sosial, 2(4), 136–145.

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2021). Peran bahasa Indonesia, daerah, dan asing dalam strategi pemasaran kue artis di Kota Bandung (Working Paper). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Grace, Hia, G. M. E., dkk. (2025). Dinamika penggunaan bahasa daerah dalam interaksi sosial mahasiswa etnis Nias di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan. Indonesian Journal of Education, 2(1), 95–99.

Hamida, M. R., dkk. (2025). Penggunaan bahasa gaul dalam akun Instagram komedian Indonesia. Jurnal KIBASP, 8(2), 302–314.

Jurnal Bahasa Daerah Indonesia. (2022). Penggunaan gaya bahasa Indonesia dalam pemasaran produk Wafer Tango. Jurnal Bahasa Daerah Indonesia, 1(2), 45–56.

Jurnal Pendidikan Tambusai. (2023). Analisis pengaruh istilah serapan dan bahasa gaul dalam promosi makanan. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(2), 1125–1136.

Kamila, R., Nugraha, A., & Puspitasari, D. (2021). Bahasa formal dalam iklan digital dan pengaruhnya terhadap kepercayaan konsumen. Jurnal Komunikasi Digital, 5(2), 45–58.

Kaplan, A. M., & Haenlein, M. (2010). Users of the world, unite! The challenges and opportunities of Social Media. Business Horizons, 53(1), 59–68.

Lestari, N., & Ramadhan, F. (2023). Strategi komunikasi persuasif di TikTok: Analisis bahasa gaul dan humor dalam promosi produk. Jurnal Komunikasi Interaktif, 6(2), 120–138.

Misnawati. (2022). Efektivitas bahasa gaul dalam promosi digital pada generasi Z. Jurnal Bahasa dan Media, 14(1), 22–35.

Putri, A., Basuki, B., & Djunaidi, A. (2022). Fenomena bahasa gaul dalam media sosial TikTok: Kreativitas dan kecepatan komunikasi generasi muda. Jurnal Linguistik Indonesia, 40(3), 115–129.

Putri, H., & Nugroho, S. (2021). Pengaruh penggunaan bahasa formal terhadap citra merek dalam iklan digital. Jurnal Pemasaran Indonesia, 12(1), 67–78.

Putri, Y. S., Basuki, R., & Djunaidi, B. (2022). Bahasa gaul dalam media sosial TikTok. Jurnal Ilmiah Korpus, 53, 315–327.

Ramadhani, R., dkk. (2025). Pengaruh pemahaman PUEBI terhadap ketepatan penulisan ejaan dalam karya ilmiah mahasiswa. Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia, 1(2), 400–408.

Rohmah, L. (2022). Dinamika penggunaan bahasa dalam promosi digital: Tantangan dan peluang. Jurnal Komunikasi Kontemporer, 8(2), 89–101.

Sari, M., & Asmendri. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. Jurnal Tarbawi: Jurnal Ilmu Pendidikan, 1(2), 1–10.

Syafnidawaty. (2020). Studi literatur sebagai metode penelitian. Jurnal Kajian Ilmiah Pendidikan, 4(1), 15–23.

Wulandari, D. (2023). Bahasa gaul sebagai strategi komunikasi pemasaran di media sosial. Jurnal Media dan Bisnis, 7(1), 33–47.

Yanthi, V. V., & Azeharie, S. (2024). Pengaplikasian strategi dan teknik komunikasi persuasif pada live shopping TikTok. Prologia, 8(1), 230–239.

Lain-lain

Tautan konten bahasa formal UMKM Pdough Bakery: https://vt.tiktok.com/ZSDxbFSJU/

Tautan konten bahasa gaul UMKM Kue Miftah: https://vt.tiktok.com/ZSDxbx6tP/

Tautan konten bahasa daerah UMKM Soto Mbak Lin: https://vt.tiktok.com/ZSDQSTcDN/

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-24

Cara Mengutip

Hartono, D., Samosir, J. ., & Marta, M. (2026). ANALISIS PENGGUNAAN BAHASA DALAM KONTEN PROMOSI PRODUK UMKM DI TIKTOK TERHADAP JUMLAH PENONTON. Metalanguage: Jurnal Ilmu Bahasa Dan Sastra Indonesia, 6(01). Diambil dari https://jurnal.ikipwidyadarmasurabaya.ac.id/index.php/jurnalmetalanguage/article/view/303