FENOMENOLOGI REALISTIK NOVEL AIR MATA CINTA KARYA SHINEEMINKA

Penulis

  • M. Samsul Arifin IKIP Widya Darma
  • Masluhin Masluhin IKIP Widya Darma
  • Moch Hendy Bayu Pratama IKIP Widya Darma

DOI:

https://doi.org/10.56707/jmela.v5i01.228

Kata Kunci:

Fenomenologi Realistik, , Tindakan, , Motif, dan Novel

Abstrak

Richard L. Lanigan dalam tulisannya berjudul The Phenomenology of Human Communication as a Rhetorical Ethic menyatakan bahwa fenomenologi sebagai pergerakan dalam sejarah filsafat meletakkan tujuan dan arah dalam teori dan praktis yang disebut dengan pengalaman sadar misalnya hubungan antara manusia dan tempat ia hidup. Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa fenomenologi sebagai sebuah teori menekankan dirinya dengan alam dan fungsi kesadaran. Fenomenologi realistik (realistic phenomenology) adalah suatu studi yang menitikberatkan pada pencarian esensi universal dari berbagai hal termasuk tindakan manusia, motif, dan diri sendiri. Fenomenologi Realistik Tindakan adalah perilaku  individu dalam mealukan sesuatu sesuai dengan keinginan dan tujuan, sedangkan Fenomenologi Realistik Motif adalah dorongan dalam diri manusia yang timbul karena adanya kebutuhan-kebutuhan yang ingin dipenuhi oleh manusia tersebut.

Fokus penelitian dalam penelitian ini adalah menggambarkan: (1) Fenomenologi Realistik Tindakan dalam novel Air Mata Cinta karya Shineeminka, dan (2) Fenomenologi Realistik Motif dalam novel Air Mata Cinta karya Shineeminka. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif. Teknik dalam kajian ini dikumpulkan dengan: (1) Teknik Dokumentasi dan (2) Studi Kepustakan.

Analisis data dilakukan  dengan menggunakan analisis secara induktif. Hasil penelitian ini yaitu: (1) Fenomenologi Realistik Tindakan dalam novel Air Mata Cinta karya Shineeminka tergambar pada kutipan tokoh yang melakukan tindakan sesuai dengan tujuan yang ingin dicapainya, dan (2) Fenomenologi Realistik Motif dalam novel Air Mata Cinta karya Shineeminka tergambar pada kutipan tokoh berupa dorongan untuk melakukan suatu tindakan

Referensi

Abdulsyani. 2007. Sosiologi : Skematika, Teori, dan Terapan. Jakarta: Bumi Akasara.

Aminuddin. 1987. Pengantar Apresiasi Sastra. Bandung: Sinar Baru Algesindo

Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian: Suatu Penelitian Praktik.

Jakarta: Rineka Cipta.

Bungin, M Burhan. 2010. Penelitian Kualitatif. Jakarta: Kencana.

Damono, Sapardi Djoko. 1979. Sosiologi Sastra Sebuah Pengantar Ringkas. Jakarta: Depdikbud.

Darma, Yoce Aliah. 2009. Analisis Wacana Kritis. Bandung: Yrama Widya.

Endrasswara. 2011. Metodologi Penelitian Sastra. Yogjakarta: UNY Press

Kurniawan, Heru. 2012. Teori, Metode, dan Aplikasi Sosiologi Sastra. Yogyakarta: Cahaya Ilmu

Kosasih,E. 2012. Dasar-dasar Keterampilan Bersastra. Bandung: Yrama Widya.

Mahayana, Maman S. 2012. Pengarang Tidak Mati. Bandung: Nuansa.

Moleong, Lexy J. 2005. Metodelogi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja

Rosda Karya

Minderop, Albertine. 2011. Psikologi Sastra. Jakarta: Yayasan Pustaka

Nurgiantoro, Burhan.1998. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada Universitas Press.

Priyatni, Endah Tri. 2010. Membaca Sastra dengan Ancangan Litensi Kritis. Jakarta: Bumi Aksara

Roestam, Kardinah Soepardjo. 1993. Wanita dan Pembangunan. Jakarta: Forum Keswadayaan.

Shineeminka. 2018. Air Mata Cinta. Jakarta Barat: Bintang Media.

Stanton, Robert. 2007. Teori Fiksi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Supratman, M. Tauhed. 2009. Pengetahuan Dasar Prosa Fiksi. Pamekasan: UNIRA

Ratna, Nyoman Kutha. 2013. Paradigma Sosiologi Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Unduhan

Diterbitkan

2025-03-29

Cara Mengutip

Arifin, M. S., Masluhin, M., & Bayu Pratama, M. H. . (2025). FENOMENOLOGI REALISTIK NOVEL AIR MATA CINTA KARYA SHINEEMINKA . Metalanguage: Jurnal Ilmu Bahasa Dan Sastra Indonesia, 5(01). https://doi.org/10.56707/jmela.v5i01.228