SEMIOTIKA C.S. PEIRCE DAN TANDA-TANDA DALAM KEARIFAN LOKAL ADAT BUGIS

Authors

  • Krisna S. Yogiswari Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan SIngaraja

DOI:

https://doi.org/10.56707/jmela.v2i02/2021/10.73

Keywords:

Simbol, Budaya, Bugis

Abstract

Kearifan lokal sebagai gagasan atau pandangan yang bersifat bijaksana, penuh dengan kearifan, bersifat baik yang tertanam dan diikuti oleh anggota masyarakatnya. Pandangan seperti ini sangat terkait erat dengan sifat kelembagaan tradisional, kontekstualitas yang ketat sekaligus bersifat universal. Budaya masyarakat bugis sebagai salah satu kearifan local bagi masyarakatnya menyimpan tanda dan simbol yang layak untuk diungkapkan. Penelitian ini dengan menggunakan pendekatan semiotika oleh C.S Peirce, sehingga ditemukan bahwa terdapat makna dalam setiap tanda dan simbol dalam budaya masyarakat Bugis, yang menjadi ciri khas bagi manusia Bugis.

References

Alex, Sobur. 2009. Semiotika Komunikasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Abdurrahman H. 2007. Pelestarian Kearifan Lokal Melalui Pewarisan Bahasa Bugis. Makalah disajikan dalam Kongres I Bahasa-Bahasa Daerah Sulawesi Selatan, Makassar: 22-25 Juli.

Abdullah, Hamid. 1985. Manusia Bugis Makassar; Suatu Tinjauan Histori terhadap Pola Tingkah laku dan Pandangan Hidup manusia Bugis Makassar. Jakarta; Inti Idayu Press.

Chaer, Abdul. 1990. Pengantar Simantik bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta

Chaer, Abdul, Leonie Agustina. 1995. Sosiolingustik Suatu Pengantar. Jakata: Rineka Cipta.

Kaelan, Drs, M,s, 1998. Filsafat Bahasa Masalah dan Perkembangannya. Yogyakarta: Paradigma.

Siswanto, Joko. 2013. Metafisika Nusantara; Belajar Kehidupan dan Kearifan Lokal. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Published

2021-11-08

How to Cite

S. Yogiswari, K. (2021). SEMIOTIKA C.S. PEIRCE DAN TANDA-TANDA DALAM KEARIFAN LOKAL ADAT BUGIS. Metalanguage: Jurnal Ilmu Bahasa Dan Sastra Indonesia, 1(02 Oktober). https://doi.org/10.56707/jmela.v2i02/2021/10.73