MAKNA NILAI KESENIAN DALAM BUKU PERKEMBANGAN LUDRUK DI JAWA TIMUR KAJIAN ANALISIS WACANA KARYA SUNARYO, DKK
DOI:
https://doi.org/10.56707/jmela.v6i06.161Kata Kunci:
Ludruk, budaya, kearifan lokal, masyarakat.Abstrak
Kehadiran ludruk merupakan suatu pencerahan bagi masyarakat yang merindukan suatu perubahan ke arah yang lebih baik secara pranata sosial namun dalam kemasan entertainment yang mampu menyentuh segenap lapisan masyarakat. Ludruk merupakan kesenian rakyat kecil yang mencerminkan segala pandangan dan pola fikir masyarakat lapisan bawah. Oleh karena itu, cerita-cerita ludruk umumnya mengangkat masalah kehidupan orang kecil sehari-hari (fragmen kehidupan) dengan penggunaan bahasa yang lebih egaliter karena rakyat kecil cenderung transparan dan apa adanya. Ludruk sebagai alat pertahanan budaya masyarakat Jawa Timur memiliki nilai-nilai kearifan lokal. pengertian keindahan dianggap sebagai salah satu jenis nilai seperti halnya nilai moral, nilai ekonomis, dan nilai-nilai yang lain. Nilai yang berhubungan dengan segala sesuatu yang tercakup dalam pengertian keindahan disebut nilai estetis. Bertahannya nilai yang terkandung dalam seni ludruk merupakan hal yang paling penting, sebab dalam perjalanan panjangnya ludruk telah melalui berbagai perubahan alam yang menuntut ludruk untuk bisa menyesuaikan diri agar tetap eksis ditengah masyarakat. Ludruk sebagai hasil dari kreatifitas rakyat kecil yang digunakan untuk sarana instropeksi bersama dalam arti skala sosial mampu menggabungkan nilai-nilai kehidupan di masyarakat.
Referensi
Gie, The Liang. (1984). Garis Besar Estetika (Filsafat Keindahan). Yogyakarta: Super Sukses.
Moleong, Lexy J. (2011). Metodologi Peneltian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya
Parmono, Kartini. (2008). Horizon Estetika. Yogyakarta: Badan Penerbitan UGM
Sunaryo, dkk. (1997). Perkembangan Ludruk di Jawa Timur Kajian Analisis Wacana. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Martina Prativi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Ketentuan hukum formal untuk mengakses artikel digital jurnal elektronik ini tunduk pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA), yang berarti Jurnal Metalanguage berhak untuk menyimpan, mengubah format, mengelola di pangkalan data, memelihara dan menerbitkan artikel tanpa meminta izin dari Pencipta selama tetap menggunakan nama Pencipta sebagai pemilik Hak Cipta.