PROBLEMATIKA PENGGUNAAN GADGET PADA PEMBELAJARAN SEKOLAH MASA TRANSISI PERTEMUAN TATAP MUKA DI SMP TRY KARYA MANUKAN WETAN TANDES SURABAYA

Authors

  • FRIDUS JUANTRI IKIP Widya Darma
  • YUNIARTO WIRYO NUGROHO IKIP Widya Darma
  • RESI APRIANI HERGITA CANDRA IKIP Widya Darma

Keywords:

Gadget, Smartphone, Dampak Negatif, Pengelolaan Waktu Belajar

Abstract

Penggunaan Gadget atau Handphone belakangan ini sangat tinggi. Hampir semua kebutuhan aktifitas manusia tidak lepas dari gadget yang notabene mempermudahnya, ini dikarenakan perkembangan teknologi semakin pesat seiring dengan kemajuan  ilmu pengetahuan. Saat ini gadget atau handphone seperti kebutuhan masyarakat yang sangat penting dengan mudahnya mengakses berbagai macam fitur yang di tawarkan dari penyedia jasa layanan dari produsen smartphone itu sendiri. Kecenderungan penggunaan gadget secara berlebihan dan tidak tepat akan menjadikan seseorang bersikap tidak peduli pada lingkungannya baik dalam lingkungan keluarga maupun masyarakat. Perilaku anak dalam menggunakan gadget memiliki dampak positif maupun negatif. Dampak positif dari penggunaan gadget antara lain untuk memudahkan seorang anak dalam mengasah kreativitas dan kecerdasan anak. Tujuan dari Penelitian ini yang pertama adalah untuk mengetahui efektifitas penggunaan gadget pada pembelajaran sekolah khususnya di SMP Try Karya Surabaya dan yang kedua adalah untuk mengetahui dampak negatif pada pembelajaran sekolah masa transisi pertemuan tatap muka khususnya di SMP Try Karya Surabaya. Jenis penelitian ini bersifat kualitatif, karena data yang akan dianalisis berupa data verbal dan bukan data angka yang menggunakan alat ukur melainkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah dengan metode melalui wawancara mendalam yaitu dengan memberikan pertanyaan secara langsung kepada narasumber oleh orang yang mewawancarai. Hasil dari penelitian ini berdasarkan wawancara yang peneliti lakukan di SMP Try Karya di masa transisi pertemuan tatap muka sudah tidak menggunakan gadget. Penggunaan gadget dapat memberikan dampak negatif dan positif bagi siswa. Saran dari peneliti adalah meskipun pembelajaran di sekolah telah menggunakan pertemuan tatap muka akan tetapi gadget masih dibutuhkan di dalam pembelajaran. Pembelajaran di sekolah hendaknya dilakukan secara bergantian. Misalnya, dalam satu minggu pembelajaran menggunakan gadget tidak lebih dari dua hari dan itupun wajib dalam pengawasan guru pengajar.

References

Angoeng Noegroho. Tekonologi Komunikasi. Yogyakarta, Graha Ilmu. 2010.

Ghony dan Almanshur. 2012. Metedologi Penelitian Kualitafi. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.

Husein Umar, 2000. Penelitian untuk skripsi dan tesi bisnis. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Iswidharmanjaya. 2014. Pengaruh Pemanfaatan Gadget Dalam Proses Belajar Anak. Jakarta EGC.

Muhibbin Syah. 2014. Psikologi Belajar. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Rosiyanti, dan Muthmainnah. 2018. Penggunaan Gadget sebagai sumber belajar mempengarhi hasil belajar. Journal Pendidikan. Hal. 134.

Sugiyono. 2008: Metode Penelitian Kuliatif Dan Kuantitatif dan R&D. Bandung.

WJS Poerdaminta. 2021. Dampak Negatif Gadget. Jakarta: Balai Pustaka, Hal.2

Downloads

Published

13.01.2025

How to Cite

FRIDUS JUANTRI, YUNIARTO WIRYO NUGROHO, & RESI APRIANI HERGITA CANDRA. (2025). PROBLEMATIKA PENGGUNAAN GADGET PADA PEMBELAJARAN SEKOLAH MASA TRANSISI PERTEMUAN TATAP MUKA DI SMP TRY KARYA MANUKAN WETAN TANDES SURABAYA. WIDYALOKA, 12(1), 79–94. Retrieved from https://jurnal.ikipwidyadarmasurabaya.ac.id/index.php/widyaloka/article/view/217