Penunjang Website “wix.com” Sebagai Media Komunikasi Pelanggan dan Penjual (Kajian Analisis Wacana Kritis)
DOI:
https://doi.org/10.56707/jmela.v3i03.84Kata Kunci:
Aplikasi, Bahasa, PemasaranAbstrak
Saat ini teknologi berkembang menjadi kebutuhan bagi masyarakat terlebih di Indonesia. Banyak market place yang disediakan secara online dari pada bertatap muka langsung ke penjual. Barang yang dijajakanpun berbagai macam mulai dari kebutuhan primer sampai kebutuhan tersier. Banyak sekali market place online yang sering digunakan oleh masyarakat seperti Lazada, Shopee, Tokopedia, dan masih banyak sekali. Namun, kecenderungan untuk berkonsumsi secara online ini belum diimbangi dengan pengetahuan dan pemahaman para penjual yang ingin menjajakan dagangannya. Para penjual masih minim pengetahuan mengenai bagaimana cara memasarkan barang-barang mereka dengan memiliki website sendiri. Kebanyakan dari penjual online masih mengandalkan market place yang sudah ada. Seperti observasi awal yang dilakukan di Plaza Mall Surabaya, kebayakan dari mereka masih mengandalkan penjualan barang secara manual kepada pembeli sedangkan jika ditilik dari permintaan pasar saat ini sudah banyak masyarakat yang beralih untuk berbelanja secara online. Penelitian ini bermaksud untuk menganalisa penggunaan website “wix.com” kepada para pedagang khususnya pengusaha baju di Royal Plaza.
Jika masyarakat ingin berbelanjapun untuk kebutuhan sekunder seperti baju dan lain sebagainya lebih memilih menggunakan teknologi tepat guna dalam melakukan berbagai aktifitas jual beli. Saat ini teknologi juga berkembang menjadi kebutuhan bagi masyarakat terlebih di Indonesia. Banyak market place yang disediakan secara online dari pada bertatap muka langsung ke penjual. Barang yang dijajakanpun berbagai macam mulai dari kebutuhan primer sampai kebutuhan tersier. Banyak sekali market place online yang sering digunakan oleh masyarakat seperti Lazada, Shopee, Tokopedia, dan masih banyak sekali. Tujuannya untuk mudah memasarkan baju-baju dengan tampilan website sendiri yang menarik untuk dilihat dan dipilih oleh konsumen secara online
Referensi
Adri, Muhammad. 2007. Pemanfaatan Internet sebagai Sumber Pembelajaran. Makalah dalam rangka Semiloka Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi FT Padang, 22-23 Agustus 2007. (http://muhammadadri .wordpress.com.) diambil tanggal 8 November 2009.
Bull, S., & Ma, Y. (2001) Raising learner awareness of language learning strategies in situations of limited recourses. Interactive Learning Environments, 9(2), 171-200. doi: 10.1076/ilee.9.2.171.7439
Harmer, J. (2007). The practice of English language teaching. England: Pearson. www.worldcat.org/title/practice-ofenglish-language-teaching/oclc/149005881
Rahardjo, Budi, 2001. Internet Untuk Pendidikan. http://cert.or.id/~budi/articles/ internet-pendidikan.doc
Wahyudi, H.S., dan Sukmasari, M.P. (2014). TEKNOLOGI DAN KEHIDUPAN MASYARAKAT. Jurnal Analisa Sosiologi, 3(1): 13 – 24. Diambil dari https://media.neliti.com/media/publications/227634-teknologi-dan-kehidupan-masyarakat-7686df94.pdf
Undang-undang dasar Tahun 1945
Wikipedia. 2006. Pusat Pembelajaan Royal Plaza Surabaya. Jam 09.46.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Deddy Setiawan Setiawan, Naning Eko Noviana Noviana, M. Riadhos Solichin Solichin, Dwi Riwayat Susiana Susiana

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Ketentuan hukum formal untuk mengakses artikel digital jurnal elektronik ini tunduk pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA), yang berarti Jurnal Metalanguage berhak untuk menyimpan, mengubah format, mengelola di pangkalan data, memelihara dan menerbitkan artikel tanpa meminta izin dari Pencipta selama tetap menggunakan nama Pencipta sebagai pemilik Hak Cipta.