ANALISIS FOUCAULT DALAM TEKS SULUK SAWUNGGALING
DOI:
https://doi.org/10.56707/jmela.v1i01/2021/03.18Kata Kunci:
Sawunggaling, Faucoult, Genealogi, ArkeologiAbstrak
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang menggunakan teori analisa wacana Foucault. Analisa wacana Foucault menekankan pada wacana yang muncul, genealogi kekuasaan dan arkeologi pengetahuan. Analisa wacana Faucoult digunakan untuk menggali wacana yang muncul dari teks Suluk Sawunggaling serta menelusuri kesejarahan teks Suluk Sawunggaling. Meski bukan berasal dari jaman masa hidup Sawunggaling, namun teks Suluk Sawunggaling memiliki rentetan peristiwa yang melatar belakangi munculnya teks tersebut. Selanjutnya, teks Suluk Sawunggaling memunculkan sebuah keyakinan yang tumbuh di masyarakat di Surabaya tentang pentingnya doa restu. Di sisi lain teks Suluk Sawunggaling mencerminkan pengaruh dari sebuah kekuasaan atas pengetahuan dalam bentuk wacana yang selanjutnya dianggap sebagai suatu kebenaran.
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2021 Nur Hayati

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Ketentuan hukum formal untuk mengakses artikel digital jurnal elektronik ini tunduk pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA), yang berarti Jurnal Metalanguage berhak untuk menyimpan, mengubah format, mengelola di pangkalan data, memelihara dan menerbitkan artikel tanpa meminta izin dari Pencipta selama tetap menggunakan nama Pencipta sebagai pemilik Hak Cipta.