PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI RELASI DAN FUNGSI MELALUI STRATEGI MAKE A MATCH PADA SISWA KELAS VIII F SMP NEGERI 13 SURABAYA
Keywords:
Hasil Belajar, Strategi Make a MatchAbstract
Penelitian ini dilakukan berdasarkan realitas di lapangan yang menunjukkan bahwa peserta didik mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal-soal materi relasi dan fungsi, sehingga pada observasi pra PTK hanya 58,97% dari jumlah peserta didik yang mampu mencapai nilai kriteria ketuntasan minimal (KKM). Oleh karena itu, peneliti berusaha mengatasi permasalahan tersebut dengan menggunakan strategi make a match dalam pelaksanaan pembelajaran Matematika materi relasi dan fungsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan strategi make a match dalam meningkatkan hasil belajar matematika pada peserta didik dan mengetahui peningkatan hasil belajar matematika melalui penerapan strategi make a match pada peserta didik kelas VIIIF SMP Negeri 13 Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian tindakan kelas (PTK) model Kemmis dan Taggart dengan subjek penelitian 39 peserta didik yang terdiri dari 20 laki-laki dan 19 perempuan serta tempat penelitian di SMP Negeri 13 Surabaya yang dilaksanakan dalam 2 siklus pembelajaran yang meliputi 4 tahap; perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penerapan strategi make a match pada mata pelajaran Matematika di kelas VIIIF SMP Negeri 13 Surabaya dapat dikategorikan baik. Dapat dibuktikan dengan skor perolehan aktivitas guru dan peserta didik yang mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Peningkatan skor aktivitas guru yakni 79,63 pada siklus I dengan kategori cukup menjadi 94,44 pada siklus II dengan kategori sangat baik. Hasil perolehan skor aktivitas peserta didik meningkat dari 61,9 pada siklus I dengan kategori cukup menjadi 88,10 siklus II dengan kategori baik. (2) hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan yang dapat dikategorikan baik. Penelitian ini dibuktikan dari hasil nilai rata-rata ulangan harian siswa pada observasi pra PTK yaitu 74,5 (kategori cukup) dan persentase ketuntasan 58,97%, meningkat pada siklus I menjadi 78,97 (kategori cukup) dan persentase ketuntasan 76,92%, kemudian meningkat pada siklus II menjadi 83,51 (kategori baik) dan persentase ketuntasan 94,87%.
References
Abdurrahman Mulyono. 2003. Pendidikan Bagi Anak Berkesulitan Belajar. Jakarta : Rineka Cipta.
Arifin Zainal. 2013. Evaluasi Pembelajaran. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.
Arikunto Suharsimi. 2004. Prosedur Penelitian Sebuah Pendekatan Praktek. Jakarta: PT Rineka Cipta
Bukhori M. 1983. Teknik-teknik Evaluasi dalam Pendidikan. Bandung: Jammars
Dananjaya Utomo. 2010. Media Pembelajaran Aktif. Bandung: NUANSA
Depdikbud. 1993. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka
Departemen Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah. 2003.Penelitian Tindakan Kelas. Direktorat Tenaga Kependidikan.
Dimyati dan Mudjiono. 2002. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta
Hamalik Oemar. 2001. Proses belajar mengajar. Bandung: PT Bumi Aksara.
Huda Miftahul. 2014. Model-model Pengajaran dan Pembelajaran, (Yogyakarta:Pustaka Pelajar)
Mujtahidin. 2014. Teori Belajar dan Pembelajaran. Bangkalan: Pena Salsabila.
Mustaqim.2001/ Psikologi Pendidikan. Jakarta : Rineka Cipta.
Narbuka, Cholid. 2004. Metodelogi Penelitian. Jakarta: Bumi Aksara.
Nisrohah dan M. Husni. 2018. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif TipeMake A Match Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS” Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif, Vol. 6 No. 4, hal. 449.
Purwanto Ngalim. 2012. Prinsip-prinsip dan Teknik Evaluasi Pengajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya
Slameto. 2013. Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi. Jakarta: Rinekacipta
Solihatin Etin. 2008. Cooperative Learning Analisis Model Pembelajaran IPS. Jakarta: Bumi Aksara
Sudijono Anas. 2010. Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: PT Raja GrafindoPersada.
Sudjana Nana. 2010. Cara Belajar Siswa Aktif dalam Proses BelajarMengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo.
Sudjana Nana. 2009. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung :Remaja Rusdakarya
Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung:Alfabeta.
Suprijono Agus. 2011. Cooperative Learning: Teori dan Aplikasi PAIKEM. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Syah Muhibbin. 2014. Psikologi Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya
Syaodih Sukmadinata Nana. 2005. Landasan Psikologi ProsesPendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
Warsono dan Hariyanto. 2012. Pembelajaran Aktif Teori dan Asesmen. Bandung:PT. Remaja Rosdakarya.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2020 NOELI SOESANTI

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
