PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER WAJIB PENDIDIKAN KEPRAMUKAAN BAGI ANGGOTA PRAMUKA PENGGALANG DI SMP
Keywords:
Karakter, Kepramukaan, PenggalangAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penguatan pendidikan karakter melalui kegiatan ekstrakurikuler wajib Pendidikan Kepramukaan bagi anggota Pramuka Penggalang di jenjang SMP guna mengatasi masalah sosial dan degradasi semangat kebangsaan pada remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka (library research) dengan pendekatan deskriptif untuk menganalisis model integrasi nilai-nilai kepramukaan ke dalam sistem pendidikan karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan kepramukaan secara sistematis membentuk karakter melalui lima area pengembangan: spiritual, emosional, sosial, intelektual, dan fisik. Proses ini mengintegrasikan nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma melalui tahapan knowing the good, doing the good, dan loving the good yang diimplementasikan dalam kegiatan alam terbuka yang interaktif serta progresif
References
Anggadiredja, Tjahjana, 2011. Panduan Penyelesaian Syarat Kecakapan Umum Pennggalang, Jakarta : Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.
Azwar, H. Azrul, 2005. Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka, Jakarta : Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.
Azwar, H. Azrul, 2005. Petunjuk Penyelenggaraan Kursus Pembina Pramuka Mahir, Jakarta : Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.
Evans, R.J., 1991. Berpikir Kreatif dalam Pengambilan Keputusan dan Manajemen, Jakarta : Bumi Aksara.
Gibson, J.L., 1989. Perilaku Struktur, Proses, Jakarta : Erlangga.
Gilwell, Lord Baden Powell, 2008. Berkelana Menuju Keberhasilan. Saduran : Mutahar, Husien. Judul asli : Rovering to success. Jakarta : Perpustakaan Nasional.
Harahap, H.A. Rivai, 2001. Bahan Serahan KMD, Kursus Pembina Pramuka Mahir, Jakarta : Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.
Hurlock, Elizabeth B., 1997. Psikologi Perkembangan, Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan, Jakarta : Erlangga.
Komarudin, K. (2021). The influence of scouting activities on student character formation. Journal of Educational Social Studies, 10(1), 45-52. https://doi.org/10.15294/jess.v10i1.45892
Lickona, T. (1991). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. New York: Bantam Books.
Marini, A. (2017). Character building through teaching and learning process in elementary schools in Indonesia. Journal of Physics: Conference Series, 895(1), 012154. https://doi.org/10.1088/1742-6596/895/1/012154
Munandar, 1999. Pemanduan anak Berbakat : Suatu Studi Penjajagan, Jakarta : CV. Rajawali.
Pemerintah Indonesia. (2010). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka. Jakarta: Sekretariat Negara.
Sindhunata (ed.). 2000. Membuka Masa Depan anak-anak Kita, Mencari Kurikulum Pendidikan Abad XXI. Jogyakarta : Kanisius.
Sternberg, R.J; Lubart, T.I. 1995. defying the Crowd : Curtivating Creativity In a Culture of Conformity. New York : Third Avenue.
Suyatno, 2001. Quantum Learning Camp, Surabya : Kwartir Cabang Gerakan Pramuka.
Suyatno, 2008. Strategi Memperkuat Gerakan Pramuka sebagai Komponen Pendidikan Bangsa, Surabaya : Kwartir Cabang Gerakan Pramuka.
Taylor, M. S., et al. (2017). The impact of outdoor adventure programs on adolescent self-efficacy. Journal of Youth Development, 12(2), 1-15. https://doi.org/10.5195/jyd.2017.498
Walgito, Bimo, 2007. Psikologi Kelompok, Yogyakarta : Andi.
Wikipedia, 2024. Pendidikan Karakter. https://id.wikipedia.org
WOS (World Organization of the Scout Movement). (2018). Scouting and the Sustainable Development Goals. Geneva: World Scout Bureau.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dwi Riwayat Susiana , Yuniarto Wiryo Nugroho

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
